![]() |
| BIOS Komputer (img: acerid) |
Belajar TI - Selama proses berjalannya sistem komputer, BIOS menjadi salah satu software yang sangat penting pada komputer. Tanpa BIOS, sebuah komputer pasti tidak akan berfungsi dengan baik, atau bahkan tidak berfungsi sama sekali. Jadi apa itu BIOS pada komputer? Mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui apa itu BIOS pada komputer, karena pengguna komputer jarang melakukannya secara manual. BIOS biasanya hanya berjalan ketika komputer mengalami masalah yang mengharuskan sistem operasi diinstal ulang.
Nah, penasaran kan seperti apa BIOS di komputer Anda? Jadi Anda bisa menyimak penjelasan tentang apa yang dimaksud dengan BIOS komputer pada artikel ini. Selain memberikan pengertian BIOS, bagian ini juga memberikan beberapa penjelasan tentang fungsi BIOS pada komputer, komponen-komponen dalam BIOS, cara kerja BIOS pada komputer, dan berbagai jenis BIOS komputer.
Pengertian BIOS?
BIOS merupakan singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut:
- Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST)
- Memuat dan menjalankan sistem operasi
- Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
- Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS.
Komponen pada BIOS
Di dalam BIOS terdapat beberapa komponen dasar, yaitu sebagai berikut:
- Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung.
- Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar, seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS).
- Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang.
Fungsi BIOS pada Komputer
Adapun fungsi BIOS pada komputer antara lain adalah sebagai berikut:
- Mengenali semua hardware / perangkat keras yang terpasang pada PC / Komputer.
- Inisialisai ( Penyalaan ), serta pengujian terhadap semua perangkat yang terpasang ( Dalam proses yang dikenal dengan istilah Power On Self Test)
- Mengeksekusi MBR ( Master Boot record ) Yang berada pada sector pertama pada harddisk, yang fungsinya ialah untuk memanggil Sistem Operasi dan Menjalankannya.
- Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting/urutan booting, kinerja, serta kestabilan komputer)
- Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services.
Cara Kerja BIOS
- id.wikipedia.org
- dosenpendidikan.co.id
- temukanpengertian.com
