Sifat kedermawanan masuk ke dalam akhlak terpuji. Menurut KBBI, dermawan /der ma wan/n adalah pemurah hati; orang yang senang memberi (sedekah, sedekah). Seseorang dengan temperamen dermawan akan memiliki pikiran yang luas, hati yang damai, dan kehidupan yang bahagia. Orang dermawan selalu hadir dalam hati untuk berbagi dengan sesama. Apa yang dibagi adalah materi, roh atau energi. Ia juga memberi dengan tulus tanpa meminta imbalan apapun.
Sifat Dermawan, Sifatnya Para Nabi & Rasul
Kedermawanan bukan hanya sifat yang disukai oleh sesama bangsa, tetapi juga oleh Khaliq, Allah Subahanahu Wa Ta'ala. Nabi dan rasul, termasuk Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam, juga memiliki sifat dermawan. Rasulullah adalah seorang dermawan. Belaiu suka memberi, membantu dan membantu sesama bahkan ketika kondisi nabi sedang sulit.
Sifat dermawan disebutkan dalam Musnad Ahmad, dan Abu Ahmad meriwayatkan bahwa dermawan merupakan salah satu sifat orang yang beriman kepada Allah SWT. Ia meyakini bahwa semua yang ia miliki adalah pemberian dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Karena dia tidak punya apa-apa sebelumnya. Tentu saja, seorang mukmin sejati harus memahami bahwa apa yang dia miliki saat ini bukan hanya hasil kerja kerasnya, tetapi sepenuhnya adalah kemurahan hati Sang Pencipta kepada hambanya.
Keutamaan Sifat Dermawan
Karena sifat dermawan ini merupakan sifat mulia, di dalamnya juga mengandung keutamaan-keutamannya. Berikut adalah 3 sifat dermawan, yaitu:
1. Mengantarkan seorang hamba masuk ke Surga
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Orang dermawan itu dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dekat dengan manusia, dan jauh dari neraka. Sedangkan orang yang bakhil (pelit) itu jauh dari Allah, jauh dari surga, jauh dari menusia, dan dekat dengan neraka. Sesungguhnya orang bodoh yang dermawan lebih Allah cintai dari pada seorang alim yang bakhil.” (HR Tirmidzi).
2. Sifatnya para Nabi dan Rasul, Para Kekasih Allah SWT
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata:
“Adalah Nabi صلى الله عليه وسلم orang yang paling dermawan dalam kebaikan dan sifat dermawannya semakin bertambah pada bulan Ramadhan tatkala malaikat Jibril menemui Beliau صلى الله عليه وسلم untuk mengajarkan Al-Qur’an. Jibril ‘alaihissalam biasa mendatangi beliau setiap malam bulan Romadhon hingga berakhirnya bulan tersebut. Pada setiap malam itu Nabi senantiasa memperdengarkan bacaan Al-Qur’annya kepada Jibril. Apabila Jibril ‘alaihissalam menjumpai beliau maka beliau sangat dermawan pada kebaikan melebihi angin yang berembus.” (HR. Al-Bukhari 1769 dan Muslim 4268)
3. Allah SWT akan hapuskan dosa-dosanya
Dalam hadist disebutkan, Rasulullah SAW bersabda, “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api“ (HR. At-Tirmidzi)
Mereka yang memiliki sifat dermawan jiwanya selalu terbuka untuk berbagi kepada sesama. Hatinya senang jika melihat kebahagiaan orang lain. Senyumnya selalu tersungging saat dia mampu membantu sesamanya tanpa memandang orang yang sedang ditolongnya. (Sumber)
